5 Cara Menghemat Baterai di KitKat

Setiap OS baru yang datang tentu akan membawa fitur dan pengaturan yang segar. Sehingga bisa berimbas dan berpengaruh untuk daya tahan baterai. Terlebih lagi, beberapa tampilan dan aplikasi yang ada di dalamnya kerap menguras energi. Semua membuat ketahanan ponsel berkurang. Sebagai contoh, Nexus 5 yang pertama kali mendapat kesempatan menjalankan Android KitKat ternyata banyak yang mengeluhkan ketahanan baterainya.

Baca juga : Net89

Sebenarnya bukan murni kesalahan pada baterai tetapi juga OS-nya. Peningkatan f tur-f tur membuatnya lebih banyak mengkonsumsi baterai. Dan itu seharusnya sudah diperhitungkan LG dan Google untuk mempertahankan daya tahannya. Nah, agar baterai bisa bertahan lama, bagi Anda yang sudah menggunakan KitKat, ada beberapa cara menghemat baterai Android.

OK, Google

Fitur yang satu ini memang keren. Ponsel Anda berubah menjadi pendengar yang baik dan mengerjakan perintah Anda. Tetapi tidak untuk baterai Anda. Berkat fitur baru Hotword detection Anda bisa mengatakan “OK, Google” dari depan homescreen (bisa juga dengan “Google Now”) untuk memerintah Google Search atau Voice Actions. Itu berarti, telepon Anda selalu menunggu kata-kata Anda. Untuk mematikan fitur ini (karena terkadang kita tidak akan membutuhkan fitur ini), arahkan ke Google Now> Setting> Voice dan nonaktifkan Hotword Detection.

Gunakan fitur GPS terbaru

Ini salah satu fitur yang memang dipercaya banyak orang cukup boros mengonsumsi baterai. Tapi Anda tidak perlu khawatir, karena f tur GPS terus di tingkatkan dengan layanan beraneka ragam. Fitur ini banyak mengkonsumsi baterai ketika mulai melacak posisi Anda, apalagi Anda sering berpindah, intensitas kerjanya akan semakin tinggi. KitKat mencoba untuk memecahkan masalah itu dengan mode baru Battery Saving GPS yang bekerja dengan meminimalisir jumlah titik yang digunakan untuk menemukan Anda.

Walau mengurangi jumlah titiknya, keakuratan GPS tetap terjaga. Ya bisa dibilang tidak terlalu jauh perbedaannya dengan pengaturan default. Untuk mengaktifkan mode ini , arahkan ke Setting> Location> Mode dan aktifkan Battery Saving. Bila nantinya Anda membutuhkan GPS dengan akurasi tinggi (saat kesasar misalnya), non aktifkan kembali f tur ini dengan konsekuensi baterai yang lebih boros.

Aktifkan NFC ketika membutuhkannya

Ini mungkin tidak asing lagi, bukan hal yang baru untuk KitKat tetapi, sering sekali orang-orang membiarkan NFC nya menyala walau mereka tidak sedang menggunakannya. Jika Anda memiliki ponsel dengan teknologi NFC (seperti Nexus 5), pastikan dia menyala ketika membutuhkannya saja. Untuk orang yang memang harus terus mengaktifkan f tur ini, periksa kalau Android Beam dalam keadaan non-aktif. Untuk mengaturnya, arahkan ke Setting> More (dibawah Wireless dan Network)> NFC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *