Hukum di Genggaman Tangannya

DUA senator Filipina berniat memakzulkan Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte. Presiden berjulukan Si Penghukum—gara-gara kebijakan kerasnya memberangus peredaran narkotik—ini mengaku biasa membunuh penjahat dengan tangannya sendiri. Pengakuan ini disampaikan sebelum lawatan Duterte ke Kamboja dan Singapura sekitar tiga pekan lalu, tapi baru belakangan tersiar.

”Di Davao, saya biasa melakukannya sendiri, hanya untuk menunjukkan kepada orang-orang itu bahwa jika saya bisa melakukannya, kenapa kamu tidak?” kata Duterte di hadapan para pengusaha di Manila, menunjukkan bagaimana dia mendorong polisi untuk menembak para tersangka, Senin pekan lalu. Sejak kemenangannya yang meyakinkan dalam pemilihan Presiden Filipina, Duterte memang tak henti menuai kontroversi: memaki Presiden Amerika Serikat Barack Obama, merapat ke Cina, menjauhi Amerika, dan—tentu saja—melanggar hak asasi dalam perang membasmi narkotik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *