Juara Menulis Dan Pidato Nasional

Ternyata, Tenri tak hanya berbakat menggambar, ia pun pintar sekali menulis cerita. Mungkin ini dipengaruhi oleh kegemaran Tenri dan keluarga kami dalam membaca. Di rumah ada perpustakaan mini yang menjadi tempat favorit Tenri dan adik-adiknya membaca. Buku yang paling ia suka adalah buku-buku dari penulis KKPK (Kecil-Kecil Punya Karya), buku cerita yang ditulis oleh penulis-penulis cilik seusia Tenri. Dari sinilah Tenri ingin seperti para penulis cilik yang bisa menulis cerita.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Ia kemudian menulis cerita dan dikirimkan ke panitia KPCI (Konferensi Penulis Cilik Indonesia) tempat para penulis KKPK berkonferensi. Walhasil, Tenri pun berhasil menyisihkan ribuan calon peserta dan ia diundang untuk ikut konferensi. Bahkan, salah satu cerita pendeknya, “Jeritan-jeritan Roh”, berhasil menjadi juara I di konferensi ini untuk kategori penulis pemula. Ilmu yang didapat Tenri di konferensi ini terus ia kembangkan. Saya lihat, Tenri semakin bersemangat menulis. Ketika sekolahnya mengadakan lomba menulis cerita, Tenri tak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Hasilnya luar biasa, ia menjadi juara I dalam lomba menulis cerpen antarsekolah AlAzhar se-Indonesia pada 2015. Tenri terlihat sangat senang bisa mengharumkan nama sekolahnya dan ia pun kerap ditanya oleh teman-temannya bagaimana cara menulis yang bagus. Tak berhenti sampai di situ, beberapa waktu lalu, lagi-lagi Tenri berhasil menyabet juara I tingkat nasional dalam lomba menulis cerpen kategori penulis di KPCI 2015.

Judul cerpennya, “Intan di Titik Kulminasi”. Yang juga menggembirakan, saat ini Tenri sedang menanti tiga buku ceritanya diluncurkan ke umum. Sebenarnya, saat duduk di kelas II SD pun Tenri sudah menunjukkan bakat lain, yaitu pidato. Gaya bicaranya saat berpidato terlihat sangat lancar. Beberapa juara lomba pidato di sekolah maupun tingkat lokal berhasil ia raih. Namun, yang paling membanggakan adalah Tenri berhasil menjadi juara I tingkat nasional lomba PAI (Pidato Agama Islam) 2015 yang diselenggarakan di Bekasi.

Ia menyisihkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ia juga berhasil meraih peringkat 8 dalam lomba pidato Bahasa Indonesia FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) 2015 di Palembang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Kemudian, November 2015 Tenri berhasil menjadi juara I lomba dai cilik dalam Festival Maulid Nusantara 9 di Jakarta Islamic Centre.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *