Melihat Atap Jakarta dan Genset Jakarta

Melihat Atap Jakarta dan Genset Jakarta. Jakarta merupakan kota metropolitan yang sangat ramai sekali dan hidup 24 jam siang malam. Kantor, hotel dan restoran tentunya membutuhkan sebuah genset sebagai sumber listrik alternatif. Harga genset murah di Jakarta bisa didapatkan melalui DIstributor Jual Genset Jakarta resmi yang memberikan garansi resmi dan diskon harga sampai deal. Satu-satunya adalah Rajawali Indo yang memberikan diskon harga dan garansi resmi dengan produk yang berkualitas tentunya.

Monumen Nasional. Mungkin terasa mainstream bagi sebagian orang, namun tak ada salahnya untuk menjajaki lagi ikon Jakarta ini. Dulu, lapangan tempat Monas bertengger ini dikenal sebagai tempat berlangsungnya Pasar Gambir, namun di tahun 1945, sebuah peristiwa besar terjadi.

Lapangan digunakan Soekarno untuk menggelar rapat raksasa yang dikenal dengan nama Rapat Ikada. Nah, untuk mengenang peristiwa itu, di tahun 1961 dibangunlah sebuah tugu, yang kini dikenal dengan nama Monas. Menurut pemandu bus wisata, tinggi Monas adalah 132m. Sementara bagian lidah api (bagian teratas Monas) tingginya 17m, terbuat dari perunggu yang dilapisi emas seberat 45kg.

Menikmati Monas dapat dilakukan dengan berbagai cara. Cara pertama adalah dengan naik ke puncaknya. Dari situ, pengunjung dapat melihat kota Jakarta. Cara kedua adalah naik ke cawan (pelataran monas). Duduk di sini, sambil menikmati angin sore, juga cukup menyenangkan. Ketiga, mengitari bagian luar Monas. Jika berkunjung di hari Minggu, di sini disewakan sepeda tandem, yang dapat dinikmati bersama-sama.

Menyantap Kuliner di Sabang

Tamasya hari ini berakhir di Jalan Sabang. Tempat ini dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari Halte Sarinah. Sabang merupakan tempat kuliner yang terkenal di kalangan wisatawan mancanegara. Selepas magrib, tenda-tenda makanan bertebaran di sini, menawarkan aneka hidangan. Yang paling terkenal adalah nasi goreng dan nasi gila.

Bila sampai di sana sebelum gelap, jangan khawatir. Kafe-kafe dan restoran kecil dapat Anda sambangi. Kali ini, kami mampir ke Kedai Pelangi, mencicipi Mi Titi dan Es Pisang Ijo, makanan khas Makassar. Rasanya yang cukup enak mengisi kembali energi kami yang terkuras setelah bertamasya seharian ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *