Menerobos Medan Suriah

ENAM belas tahun Vladimir Putin berkuasa, kini bukan cuma Rusia yang tak kuasa melepaskan diri dari mantan anggota badan intelijen KGB ini. Kerja sama Amerika Serikat-Rusia memerangi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ternyata berumur pendek. Sejak pesawat-pesawat tempur Rusia menghantam kantong-kantong pemberontak, keseimbangan di medan tempur berubah.

Menggunakan keragu-raguan Amerika dan sekutunya, Presiden Putin melibatkan Rusia lebih jauh dalam kon?ik Suriah. Aleppo, yang sedianya dikuasai pasukan pemberontak, bakal berpindah tangan. Kendati begitu, ada harga mahal dari pencapaian militer Putin-Bashar al-Assad ini: ribuan penduduk yang menderita dan terjebak dalam perang telah memperpanjang barisan pengungsi yang sudah panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *