Ketahui Peng-unlock Android Anda Bagian 2

7. Kirim via SMS Bagaimana jika tidak ada koneksi internet? Jangan kuatir, Lockwatch juga menyediakan pilihan untuk mengirim lokasi GPS melalui SMS ke nomor kerabat. Anda cukup memberi tanda centang pada pilihan Send SMS to a friend.

8. Periksa email Jika merasa Android Anda dibuka seseorang, Anda bisa memeriksa email yang telah Anda daftarkan pada Lockwatch. Buka email tersebut dan nantinya akan dinfrmasikan mengenai waktu, lokasi, serta foto yang berhasil diambil smartphone Anda.

9. Periksa lokasi Sayangnya, lokasi hanya bisa ditampilkan jika GPS di smartphone tersebut sedang aktif. Jika tidak, Anda bisa mengakses tautan yang diberikan melalui aplikasi Android Device Manager. Tekan this link untuk melakukannya. Anda tinggal masuk ke akun email dan otomatis lokasi akan terdeteksi.

10. Hapus aplikasi Jika Anda tidak ingin menggunakan aplikasi ini lagi, bisa menghapusnya melalui fungsi uninstall. Namun sebelumya, Anda mesti mematikan dahulu fungsi Send alert email ke posisi Off. Setelahnya, barulan proses uninstall bisa dilakukan.

Ketahui Peng-unlock Android Anda

Terkadang, Anda perlu melindungi perangkat Android agar tidak bisa digunakan oleh sembarang orang dengan alasan tertentu. Perlindungan sederhana bisa dilakukan dengan mengaktifkan ftur screen lock. Di saat ada orang yang hendak coba menonaktifkan screen lock, mereka bisa jadi kesulitan dan gagal menggunakan Android Anda. Jika penasaran, Anda sebagai pemilik Android, bisa mengetahui siapa orang yang hendak membuka tersebut.

Baca juga : harga iphone

Untuk itu dibutuhkan satu aplikasi dengan nama Lockwatch. Selain itu, aplikasi ini juga bisa menjadi salah satu solusi dalam mendeteksi keberadaan smartphone jika dicuri orang. Saat orang tersebut berusaha mengaktifkan screen lock, otomatis aplikasi ini akan mengirimkan data orang tersebut melalui email Anda. Cara ini lumayan berguna disaat Anda membutuhkannya. Untuk itu Anda mesti mengaktifkan dahulu aplikasi Lockwatch di Android Anda.

1.Pasang Lockwatch Cari aplikasi Lockwatch besutan Blocketech di Google Play Store. Install dan langsung jalankan aplikasi ini.

2. Aktifkan screen lock Tampilan pertama, Anda harus mengaktifkan ftur Send alert email ke posisi On. Jika Anda belum mengaktifkan ftur screen lock, maka aplikasi secara otomatis akan mengarahkan ke Settings Android guna mengaktifkannya. Pada Screen lock, Anda bisa menggunakan metode password, PIN, Slide, Face Unlock, Voice

3. Konfgurasi email Setelah mengkatifkan screen lock, Anda akan diarahkan kembali ke tampilan awal Lockwatch. Aktifkan Send alert email menjadi On. Otomatis akan tampil konfrmasi yang menyatakan bahwa aplikasi ini nantinya akan mengirim email tentang foto ataupun lokasi dari orang yang hendak mematikan screen lock Anda. Tekan Activate untuk melanjutkan.

4.Tampilan panduan Berikutnya akan tampil instruksi yang menjelaskan secara singkat cara kerja dari Lockwatch ini.

5. Konfgurasi lainnya Pilihan konfgurasi sudah aktif dan Anda bisa mengaturnya sesuai keinginan. Pada kategori General, Anda bisa menentukan jumlah kesalahan yang dibuat sebelum pesan terkirim lewat email. Pilihan yang ada terdiri dari satu, dua, dan tiga kesempatan. Anda juga bisa menentukan alamat email yang akan digunakan. Secara default, email yang tercantum adalah email Google yang Anda aktifkan di Android.

6. Fitur tambahan Beralih ke kategori Premium, disini Anda bisa melakukan proteksi dengan ftur yang lebih lengkap. Sayangnya, untuk mengaktifkan ftur-ftur tersebut, Anda tidak bisa menggunakannya secara gratis. Disini tersedia ftur-ftur menarik, diantaranya mengirim email jika orang tersebut mengganti kartu SIM. Aplikasi ini juga bisa mengambil gambar orang tersebut hingga tiga kali dengan jeda waktu tiap satu detik. Merekam suara secara otomatis juga bisa dilakukan melalui mikrofon bawaan.

Daging Masak Kencur Untuk 5 porsi ala Catering Sehat Jakarta

Stoica.id – Daging Masak Kencur Untuk 5 porsi ala Catering Sehat Jakarta

Bahan: 500 gr daging 4 btr bawang merah, iris 2 lbr daun salam 3 lbr daun jeruk, buang tulangnya 1 cm jahe, memarkan 2 bh cabai merah besar, iris serong 1 sdt garam 1 sdt gula merah 1/4 sdt merica bubuk 100 ml santan, dari 1/2 btr kelapa 3 sdm minyak, untuk menumis

Bumbu Halus: 6 btr kemiri, sangrai 6 cm kencur 3 siung bawang putih 8 btr bawang merah

Cara Membuat: 1. Rebus daging bersama 700 ml air, sampai 3/4 matang. Angkat. Ukur kaldunya 300 ml. 2. Potong-potong daging melawan serat. Pukul pukul sampai agak memar. 3. Panaskan minyak. Tumis bawang merah, daun salam, daun jeruk, jahe, dan bumbu halus sampai harum. Tambahkan cabai merah. Tumis sampai layu. 4. Masukkan daging. Aduk rata. Tambahkan garam, gula merah, dan merica bubuk. Masak sampai meresap. Tuang santan. Masak sampai kental.

Cah Jagung Jamur Untuk 3 porsi

Bahan: 5 btr bawang merah, iris 2 siung bawang putih, iris 2 bh cabai hijau besar, potong 1 cm 200 gr jamur tiram, suwir-suwir 1 bh jagung manis, sisir 1 sdt kecap manis 1 1/4 sdt garam 1/2 sdm gula pasir 1/2 sdm merica bubuk 75 ml air 1 sdm minyak goreng, untuk menumis

Cara Membuat: 1. Panaskan minyak. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Tambahkan cabai hijau. Aduk sampai layu. 2. Masukkan jamur tiram dan jagung manis pipil. Aduk rata. 3. Masukkan kecap manis, garam, gula pasir, merica bubuk. Aduk rata. Tuangkan air. Masak sampai matang.

Tumis Buncis Tahu Kulit Untuk 4 porsi

Bahan: 4 bh tahu goreng berkulit, potong kotak-kotak 3 siung bawang putih, iris 5 btr bawang merah, iris tipis 1 lbr daun salam 1 cm lengkuas, memarkan 3 bh cabai merah besar, iris serong 100 gr buncis, potong 3 cm 3/4 sdt garam 1/2 sdt gula pasir 1/8 sdt merica bubuk 1 sdm kecap manis 300 ml air 2 sdm minyak, untuk menumis

Cara Membuat: 1. Panaskan minyak kemudian tumis bahan tumis bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan daun salam hingga harum. Tambahkan cabai merah. Masak sampai layu. 2. Masukkan buncis dan tahu. Aduk rata. 3. Tambahkan garam, gula, merica, kecap manis, dan air. Masak sampai matang.

Ayam Kecap Untuk 8 porsi ala Catering Pernikahan Jakarta

craftoflove.id – Ayam Kecap Untuk 8 porsi ala Catering Pernikahan Jakarta

Ayam Kecap Untuk 8 porsi by rebornmind.org

Bahan: 1 ekor ayam, potong 20 bagian 1 sdm air asam, dari 1/4 sdt asam jawa dilarutkan dengan 1 sdm air 1/2 sdt garam 1/4 sdt merica bubuk 2 bh cabai hijau, buang biji, iris miring 2 sdm kecap manis 1 sdt garam 1/4 sdt merica bubuk 200 ml air 2 btg daun bawang, iris miring 3 sdm minyak, untuk menumis 500 ml minyak, untuk menggoreng

Bumbu Iris: 6 btr bawang merah 4 siung bawang putih

Cara Membuat: 1. Lumuri ayam menggunakan bahan merica bubuk, air asam, dan gara lalu Diamkan dalam waktu 30 menit. Goreng sampai matang dan berkulit. 2. Panaskan minyak. Tumis bumbu iris dan cabai hijau sampai harum. Tambahkan ayam goreng. Aduk rata. 3. Masukkan kecap manis, garam, dan merica bubuk. Aduk rata. Tuang air. Masak sampai meresap. Tambahkan daun bawang. Aduk rata.

Ayam Masak Tomat Hijau Untuk 10 porsi by revogayahidup.com

Bahan: 1 ekor ayam, potong 20 bagian 1 sdt air jeruk nipis 1 sdt garam 7 bh tomat hijau, potong 4 bagian 2 cm jahe, memarkan 2 lbr daun salam 2 cm lengkuas, memarkan 1 sdt garam 20 gr gula merah sisir 6 1/2 sdt asam jawa, larutkan dengan 50 ml air 1 btg daun bawang, potong 1 cm 1.000 ml air 2 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Halus: 5 btr kemiri, sangrai 8 btr bawang merah 3 siung bawang putih 4 bh cabai merah besar

Cara Membuat: 1. Lumuri ayam dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan 15 menit. 2. Tumis bumbu halus, jahe, daun salam, dan lengkuas sampai harum. Tambahkan ayam. Aduk sampai berubah warna. 3. Masukkan garam dan gula merah. Aduk rata. 4. Tuangkan air. Masukkan tomat hijau. Aduk sampai matang. 5. Masukkan air asam jawa dan daun bawang. Aduk rata. Angkat.

5 Cara Menghemat Baterai di KitKat Bagian 2

Sinkronisasi

Fitur yang satu ini juga cukup memakan baterai ponsel Anda. Ketika Anda memasukkan akun ke ponsel Google, maka ponsel menganggap Anda ingin meng sync apa saja. Seperti pembelian di Google Play, Google Keep bahkan foto. Padahal foto menjadi salah satu yang paling berat. Ada dua cara untuk mengubah pengaturan yang ada di smartphone Google. Anda tinggal masuk ke pengaturan dan mencari alamat email Anda di bagian Account. Tap nama akun untuk mengakses pengaturan sinkronisasi, di sini Anda bisa menghapus centang pada item yang Anda rasa tidak perlu untuk disinkronisasi. Google Photo ada di sini, hilangkan centangnya. Atau bisa juga melalui Galery> Setting> dan noaktifkan Google Photo Sync.

Gunakan tool/aplikasi baterai

Jika Anda masih tidak tahu mengapa baterai Anda cepat habis gunakan power monitor bawaan KitKat. Ini akan menunjukkan jumlah daya setiap aplikasi yang sedang berjalan. Untuk mengakses tool baterai, gunakan slide notif kasi. Tap ikon Quick Setting dan tap logo baterai. Di sini Anda akan bisa melihat aplikasi yang sedang berjalan. Lihatlah aplikasi apa yang ternyata paling banyak mengkonsumsi baterai. WiFi mungkin salah satu yang paling tinggi mengkonsumsi baterai atau aplikasi yang sedang di-download. Jika merasa aplikasi tersebut tidak dibutuhkan dan memakan baterai yang cukup besar, tap aplikasi tersebut kemudian pilih force stop

5 Cara Menghemat Baterai di KitKat

Setiap OS baru yang datang tentu akan membawa fitur dan pengaturan yang segar. Sehingga bisa berimbas dan berpengaruh untuk daya tahan baterai. Terlebih lagi, beberapa tampilan dan aplikasi yang ada di dalamnya kerap menguras energi. Semua membuat ketahanan ponsel berkurang. Sebagai contoh, Nexus 5 yang pertama kali mendapat kesempatan menjalankan Android KitKat ternyata banyak yang mengeluhkan ketahanan baterainya.

Baca juga : Net89

Sebenarnya bukan murni kesalahan pada baterai tetapi juga OS-nya. Peningkatan f tur-f tur membuatnya lebih banyak mengkonsumsi baterai. Dan itu seharusnya sudah diperhitungkan LG dan Google untuk mempertahankan daya tahannya. Nah, agar baterai bisa bertahan lama, bagi Anda yang sudah menggunakan KitKat, ada beberapa cara menghemat baterai Android.

OK, Google

Fitur yang satu ini memang keren. Ponsel Anda berubah menjadi pendengar yang baik dan mengerjakan perintah Anda. Tetapi tidak untuk baterai Anda. Berkat fitur baru Hotword detection Anda bisa mengatakan “OK, Google” dari depan homescreen (bisa juga dengan “Google Now”) untuk memerintah Google Search atau Voice Actions. Itu berarti, telepon Anda selalu menunggu kata-kata Anda. Untuk mematikan fitur ini (karena terkadang kita tidak akan membutuhkan fitur ini), arahkan ke Google Now> Setting> Voice dan nonaktifkan Hotword Detection.

Gunakan fitur GPS terbaru

Ini salah satu fitur yang memang dipercaya banyak orang cukup boros mengonsumsi baterai. Tapi Anda tidak perlu khawatir, karena f tur GPS terus di tingkatkan dengan layanan beraneka ragam. Fitur ini banyak mengkonsumsi baterai ketika mulai melacak posisi Anda, apalagi Anda sering berpindah, intensitas kerjanya akan semakin tinggi. KitKat mencoba untuk memecahkan masalah itu dengan mode baru Battery Saving GPS yang bekerja dengan meminimalisir jumlah titik yang digunakan untuk menemukan Anda.

Walau mengurangi jumlah titiknya, keakuratan GPS tetap terjaga. Ya bisa dibilang tidak terlalu jauh perbedaannya dengan pengaturan default. Untuk mengaktifkan mode ini , arahkan ke Setting> Location> Mode dan aktifkan Battery Saving. Bila nantinya Anda membutuhkan GPS dengan akurasi tinggi (saat kesasar misalnya), non aktifkan kembali f tur ini dengan konsekuensi baterai yang lebih boros.

Aktifkan NFC ketika membutuhkannya

Ini mungkin tidak asing lagi, bukan hal yang baru untuk KitKat tetapi, sering sekali orang-orang membiarkan NFC nya menyala walau mereka tidak sedang menggunakannya. Jika Anda memiliki ponsel dengan teknologi NFC (seperti Nexus 5), pastikan dia menyala ketika membutuhkannya saja. Untuk orang yang memang harus terus mengaktifkan f tur ini, periksa kalau Android Beam dalam keadaan non-aktif. Untuk mengaturnya, arahkan ke Setting> More (dibawah Wireless dan Network)> NFC.

Kegilaan Bernama Pokemon GO

POKÉMON Go menjadi game telepon seluler pintar paling fenomenal tahun ini. Belum resmi dirilis saja, di Indonesia, game ini sudah dimainkan ribuan orang. Pembuatnya John Hanke, chief executive ofcer sekaligus founder Niantic. Lantas apa kehebatannya? Kata kuncinya adalah augmented reality. Perpaduan teknologi ini dengan kamera ponsel menghadirkan karakter Pokémon yang ada di alam nyata. Untuk menangkap Pokémon, pemain dipandu Global Positioning System di peta online. Game ini mendongkrak harga saham Niantic hingga 25 persen.

Rekayasa Gen Sembuhkan Kanker

DUA dekade setelah Dolly—domba hasil kloning pertama—lahir, puluhan riset teknik rekayasa genetika dilakukan. Salah satunya teknik penyuntingan gen clustered regularly interspaced short palindromic repeats menggunakan enzim Cas9. Secara teori, kelainan yang disebabkan oleh mutasi genetik bisa dikoreksi dengan teknik ini. Meski hasilnya menjanjikan, aplikasi pada manusia masih dilarang. Namun, Oktober lalu, para ilmuwan Cina menerobos larangan itu dan mulai menerapkan metode ini untuk menyembuhkan penderita kanker paru-paru.

Pemanggang Roti Philips HD4815

Pemanggang pop-up ini memiliki tampilan ­fisik sederhana, tanpa pelapis luar, berwarna putih dan cenderung ramping. Terdapat 2 rongga untuk memanggang roti. Daya yang dibutuhkan 800W.

u Fiitur Dilengkapi oleh tuas pengaturan kematangan dengan skala 0–7, tuas penarik roti, serta wadah penampung remah roti. Peranti ini tidak memiliki tombol-tombol, sehingga bila pengguna ingin mengambil roti sebelum matang, tuas kematangan diputar ke angka 0. u Indikator Kematangan Roti terlempar ke atas ketika sensor kematangannya sudah bekerja.

Baca juga : Harga Genset Yanmar

u Waktu Panggang • Tingkat 1: Roti keluar di menit 01.00 • Tingkat 3, 4: Roti keluar di menit 02.00 • Tingkat 7: Roti keluar di menit 02.38 u Warna Roti • Tingkat 1: Permukaan roti masih berwarna putih kekuningan. • Tingkat 3, 4: Warna kuning kecokelatan dan mulai merata. • Tingkat 7: Warna cokelat tua. u Kerenyahan Roti • Tingkat 1: Roti masih lembek. Pinggiran mulai agak kering. • Tingkat 3, 4: Seluruh bagian sudah renyah. • Tingkat 7: Seluruh bagian roti sudah sangat garing.

u Keamanan Ketika Dipegang Permukaan peranti panas ketika dipegang, karena tidak ada pelapis luar lagi. u Kemudahan Dibersihkan Untuk membuka wadah penampung remah roti, pengguna membutuhkan koin untuk membuka sekrup yang tepasang di bawah wadah tersebut.

Pemanggang Roti Sharp KZ-200LP (K)

Pemanggang pop-up ini memiliki tampilan ­ sik elegan—dengan warna ungu tua di pelapis luar, dan material pemanggang dari logam. Terdapat 2 rongga untuk memanggang roti. Daya yang dibutuhkan antara 850W.

u Dilengkapi oleh tuas pengaturan Fitur kematangan tanpa skala angka, tapi dilengkapi simbol tidak matang hingga sangat matang, tuas penarik roti, wadah penampung remah roti, tombol reheat (menghangatkan), defrost dan STOP—untuk memberhentikan proses pemanggangan. u Indikator Kematangan Roti terlempar ke atas ketika sensor kematangannya sudah bekerja. u Waktu Panggang • Tingkat 1: Roti keluar di menit 01.20. • Tingkat 3, 4: Roti keluar di menit 03.00 • Tingkat 7: Roti keluar di menit 04.00

u Warna Roti • Tingkat 1: Permukaan roti masih berwarna putih kekuningan. • Tingkat 3, 4: Warna kuning kecokelatan dan mulai merata. • Tingkat 7: Warna cokelat tua. u Kerenyahan Roti • Tingkat 1: Pinggiran agak garing, namun bagian tengah masih lembek. • Tingkat 3, 4: Pinggiran sudah sangat garing, dan bagian tengah sudah renyah. • Tingkat 7: Seluruh bagian roti sudah sangat garing. u Keamanan Ketika Dipegang Permukaan peranti tidak panas ketika dipegang, hanya hangat saja, disebabkan oleh pelapis luar yang menutupi material pemanggang. u Kemudahan Dibersihkan Terdapat wadah penampung remah yang bisa ditarik seperti laci. Remah-remah roti bisa dikeluarkan dari sana.

Gula dan Maknanya bagi Ekonomi Indonesia

Gula sudah lama menjadi perhatian pemerintah. Ukuran besarnya perhatian pemerintah terhadap gula tersebut dapat kita ama ti, antara lain mulai dari ditetapkannya gula sebagai barang dalam pengawasan atau lahirnya Inpres No. 9 Tahun 1975 tentang Tebu Rakyat Intensifikasi. Selanjutnya, pemerintah membentuk Dewan Gula Indonesia (yang sekarang ini sudah dibubarkan) untuk mengkoordinasikan beragam kebijakan; menugaskan Bulog sebagai lembaga yang menangani distribusi gula yang kemudian tugas ini dihilangkan atas desakan IMF sebagai bagian dalam paket res trukturisasi ekonomi akibat krisis ekonomi pada 1997. Pemerintah juga memiliki BUMN yang bertugas memproduksi gula seperti PTPN II, PTPN VII, PTPN IX, PTPN X, PTPN XI, PTPN XIV dan RNI.

Baca Juga : kota-bunga.net

Bahkan menanam tebu pun sudah menjadi bagian dalam ritual budaya kita, khususnya masyarakat Sunda, Jawa dan Bali. Pertanyaannya, mengapa dengan perhatian sedemi kian besar itu produksi gula yang ditargetkan un tuk paling tidak memenuhi kebutuhan kita sendiri (swasembada gula) belum dapat kita capai? Tidak mudah menjawab pertanyaan tersebut. Ber dasarkan ukuran dampak ganda (multiplier effects) dari hasil analisis model Input-Output yang dibangun BPS, gula tergolong kelompok sektor unggulan dalam arti total dampak ganda di atas rata-rata nasional.

Posisi dalam sektor unggulan ini, gula berurutan dengan sektor minyak dan lemak dan di atas posisi sektor industri pupuk atau sek tor industri padi. Artinya, sektor industri gula ini menempati posisi strategis dalam perekonomian nasional. Sektor industri gula memberikan dampak rambatan ke depan (foreward linkages) 1,32 dan dampak ke belakang (backward linkages) 2,12 dengan total dampak ganda (multiplier effects) bernilai 3,44. Total nilai dampak ganda gula ini lebih besar da ri total nilai dampak ganda industri pupuk dan pes tisida, yaitu 3,42. Arti sederhananya, peningkat an satu unit perubahan dalam industri gula akan menyebabkan perubahan total sebesar 3,44 unit. Suatu gambaran dampak perubahan yang besar.

Dinikmati Petani Negara Lain

Walaupun dampak ekonomi sektor pergulaan ini besar, kita mendapatkan gambaran ekonomi pergulaan nasional lebih banyak diisi gula impor. Apa dampaknya terhadap perkembangan usahatani tebu sebagai landasan industri gula dalam negeri? Andaikan impor setara dengan 3 juta ton gula untuk mengisi kekurangan permintaan dalam negeri, apa dampaknya berdasarkan perkiraan model Input-Output 2010 BPS? Tambahan permintaan gula 3 juta ton berdampak langsung pada peningkatan output produksi gula dalam negeri senilai Rp42,9 triliun (49,03%), dan berdampak tidak langsung pada produksi tebu Rp18,54 triliun (21,14%). Secara total dampak terhadap output ekonomi nasional sebesar Rp87,69 triliun. Selanjutnya tambahan permintaan gula 3 juta ton ter sebut berdampak terhadap peningkatan pendapatan usahatani tebu sebesar Rp12,8 triliun (33.97%) dan industri gula Rp11,52 triliun (30,51%). Total peningkatan pendapatan seluruh sektor ekonomi yang terkena dampaknya mencapai Rp37,76 triliun.

Peningkatan permintaan gula 3 juta ton tersebut ber dampak sangat besar terhadap lapangan kerja, yaitu pada sektor usahatani tebu sebanyak 2,26 juta orang (73,03%) dan sektor industri gula sebanyak 453 ribu orang (14,64%). Total peningkatan kesempatan kerja termasuk di sektor perdagangan, industri tepung, kelapa, dan sektor lainnya yang terkait dengan gula mencapai 3,09 juta orang. Namun dampak peningkatan permintaan gula 3 juta ton itu terhadap peningkatan output, pendapatan dan kesempatan kerja nasional tidak sepenuhnya dinikmati petani tebu Indonesia karena 3 juta ton setara gula tersebut berasal dari impor. Negara kehilangan sebagian besar kesempatan ekonomi peningkatan penyediaan gula dari impor. Kesempatan ekonomi berupa pendapatan dan kesempatan kerja justru dinikmati penduduk atau petani di negara lain seperti Thailand, Brasil, dan Australia tempat asal gula impor tersebut.

Andaikan gula 3 juta ton itu berasal dari produksi tebu dalam negeri sungguh besar kesempatan ekono minya. Paling tidak negara mampu meningkatkan pendapatan petani tebunya sebesar Rp12,8 triliun dan memberikan lapangan kerja petani tebu sebanyak 2,26 juta orang. Impor gula melonjak sejak 1995 hingga sekarang. Impor gula ini menggunakan terminologi: raw sugar(gula mentah), gula rafinasi (refined sugar) atau gula kristal putih (plantation white sugar). Apa pun namanya, pada akhirnya dikonsumsi manusia baik dalam bentuk gula yang dimasukkan ke dalam secangkir teh atau kopi maupun pemanis dalam makanan dan minuman.

Masih Perlu Dipacu

Selain melihat gula sebagai komoditas ekonomi, ki ta perlu melihat gula dari sudut pandang kese hat an masyarakat.WHO (2015) merekomendasi kan, tingkat konsumsi gula adalah 25 g/kapita/ hari, sedikit di bawah rekomendasi Pola Pangan Ha rap an Nasional (LIPI, 2007) yaitu 30 g/kapita/ hari. Sedangkan rekomendasi Kementerian Kese hatan lebih tinggi, 50 g/kapita/hari. WHO (2015) menyodorkan data konsumsi gula rata-rata dunia 62 g/kapita/ hari, sedangkan Tabel Input-Output BPS 2010 menunjukkan konsumsi gula rata-rata penduduk Indonesia adalah 55 g/kapita/hari.

Jadi, tingkat konsumsi gula per kapita/hari penduduk Indonesia sudah jauh di atas rekomendasi WHO dan Rekomendasi Pola Pangan Nasional. Dengan tingkat konsumsi 55 g/kapita/hari dan jumlah penduduk 250 juta jiwa, maka jumlah gula yang dikonsumsi per tahun oleh Indonesia mencapai 5 juta ton lebih. Tingkat konsumsi gula sekitar ini setara tingkat konsumsi gula di Amerika Serikat. Namun, apabila kita gunakan standar WHO atau Pola Pangan Harapan kita, maka demi meningkatkan kesehatan masyarakat kita, total produksi sekitar 3 juta ton saja sudah mencukupi kebutuhan untuk hidup sehat. Berdasarkan data Tabel Input-Output Indonesia 1995 dan 2010, kita menyaksikan penggunaan gula per unit output industri makanan dan minuman me nurun sebesar 50%. Selanjutnya, peningkatan output industri makanan dan minuman mencapai 900%, padahal peningkatan penggunaan gula dalam industri makanan dan minuman secara absolut hanya meningkat sebesar 2,74%. Apakah industri makanan dan minuman mensubstitusi gula dengan pemanis buatan seperti siklamat atau sakarin? Pertanyaan yang menarik untuk diteliti lebih jauh. “Kita impor gula karena harganya lebih murah”.

Pernyataan tersebut benar apabila dipandang me nurut sudut finansial semata. Dari kacamata eko nomi, perlu ditelusuri lebih lanjut, khususnya peran subsidi dan proteksi terhadap petani tebu atau gula bit di negara-negara lain. Walaupun begitu, memang benar kita harus mening katkan daya saing produk gula hasil produksi dalam negeri. Mana yang kita dahulukan, gula sebagai sektor ekonomi unggulan atau pemenuhan konsumsi masyarakat yang jauh melebihi tingkat konsumsi yang menyehatkan masyarakat? Dengan mempertimbangkan dampak industri gula terhadap per ekonomian, pendapatan dan lapangan pekerjaan di satu pihak dan dampak kelebihan konsumsi gu la terhadap kesehatan, maka impor gula semes ti nya dibatasi dan disesuaikan dengan target pening katan indeks kualitas hidup manusia Indonesia (Human Development Index). Dengan perkataan lain, pembangunan industri gula di dalam negeri perlu dipacu dan dikembangkan. Mungkin makna sektor andalan atau unggulan dari industri pergulaan sesuai dengan ukuran di atas belum menjadi kesadaran yang menggugah dan sungguh-sungguh menjadi amal-perbuatan yang amanah di bidang ini. Inilah yang menyebabkan kita belum bisa swasembada gula.

Upaya Maksimalkan Rendemen

Dedy Panca Setyawan, Senior Manager PT Altrak 1987 yang juga seorang pemerhati industri gula mengatakan, industri gula di Indonesia masih menarik bagi para investor. “Tebu di Indonesia tetap menjadi sektor menarik karena kita baru bisa produksi 2,5 juta ton sementara kebutuhan 4,5 juta ton,” katanya sewaktu ditemui AGRINA di Jakarta (26/7). Industri gula, lanjut Dedy, merupakan salah satu industri yang masih menjanjikan keuntungan investasi hingga 15%. Namun di sisi lain, menurut pengamatan Bambang Setiarso, saat ini tenaga kerja di lahan tebu makin langka dan makin mahal, jadi mau tidak mau dan suka tidak suka harus masuk ke me kani sasi. “Mekanisasi itu sebetulnya efisien. Buktinya PG Gunungmadu di Lampung (biaya produksi) bisa sampai jadi gula enggak sampai Rp5.000- an/kg. Kalau di Jawa, biaya produksi Rp8.000/kg. Gimana mau bersaing?,” sergah Direktur PT Marga ta ma Bangun Karsa, konsultan perkebunan tebu di Surabaya, Jatim.

Mekanisasi di Lahan

Proses pengolahan lahan dengan mekanisasi, me nurut Bambang, melalui urutan pekerjaan, yaitu bajak I, bajak II, kemudian harrow/garu. “Kalau tanamnya mau manual pakai Ridger/Kaer. Bikin lubang untuk tanam bibit sekaligus diberi pupuk pertama. Setelah tanam disemprot herbisida su paya selama 1,5 bulan tidak ada gulma,” jelas alumnus Jurusan Mekanisasi, Fakultas Teknologi Pertanian UGM ini. Setelah tebu berumur 1,5 bulan, lanjut dia, tanah digemburkan dengan kultivator 100 HP. Seminggu setelah penggemburan, kemudian diberi pupuk kedua. Untuk pupuk kedua, digunakan alat aplikator pupuk.

Selanjutnya bisa gunakan subsoiler dan push emergent untuk penyemprotan terakhir. “Kalau untuk ratoon (ratun), tebu ditebang kemudian dikepras lalu digemburkan. Keprasnya pakai Stubble Shaver, penggemburannya pakai Terra Yyne,” jelas Bambang yang pernah berkiprah di sa lah satu PTPN tebu itu. Biaya mekanisasi untuk pengolahan tanah sampai tebu berumur tiga bulan kurang lebih sekitar Rp8 juta. Usman A. Rasjid, petani tebu asal Malang, menyebutkan saat ini petani tebu di daerah Malang baru menggunakan mekanisasi untuk membajak, belum ke perlakuan lainnya. “Kami di Malang memang lebih memikirkan soal kemitraan dengan petani penggarap disamping mekanisasi yang terganjal soal penguasaan lahan yang belum di-grouping (dikelompokkan),” kata Usman.

Panen dengan Mesin

Dedy mempertegas mekanisasi total pada saat panen dapat mengurangi kehilangan hasil (losses). “Karena mengurangi losses, makanya rendemen bi sa naik,” katanya. Pemanenan tebu ada yang masih manual, semi mekanisasi dan mekanisasi penuh. Ia melanjutkan, perbedaan metode pemanenan sangat berpengaruh pada rendemen. Di Indone sia mekanisasi penuh dikenal juga dengan Tebang Muat Angkut (TMA). Tebu yang sudah dipotong harus segera diangkut agar tidak banyak menetes niranya. Pada proses pemotongan manual, terkadang pemanen bekerja asal-asalan sehingga kehilangan hasil tinggi. “Yang di bawah tebunya tertinggal banyak kalau potong asal. Padahal kandungan (gula) paling banyak ya ada di bawah situ.

Kalau pakai mesin pemanen, ada yang mengikuti kontur tanah jadi dipa pas sampai tanahnya tapi ratun tetap ada,” terang Dedy. Pemanfaatan mesin panen tebu, seperti alsintan lain, perlu mempertimbangkan dimensi sosial, khu susnya tenaga kerja. Di Malang, menurut Agung Rino, salah satu petani tebu masih manual menggunakan tenaga orang karena itu bentuk ke mitraan yang masih kuat. Untuk tebang ratarata ongkosnya Rp4.500-Rp5.000 per kuintal angkut. Usman menimpali, hal ini bergantung pada ja rak kebun dan PG. “Semakin jauh jarak PG biaya angkutnya makin mahal, malah bisa-bisa diimbal (dioper angkut),” jelasnya. Selain teknik pemanenan, manajemen penyimpanan juga penting untuk diperhatikan. Tebu yang terlalu lama menumpuk dan tidak segera digiling dipastikan banyak kehilangan nira. Yang paling bagus setelah TMA masuk pabrik, langsung digiling. “Tebu segar itu paling bagus. Apalagi kalau tebunya dipotong pendek-pendek, kalau disimpan terlalu lama ya banyak hilangnya karena sumber tetesnya banyak,” komentar Dedy. Lebih jauh Dedy menganjurkan, sebaiknya PG di Indonesia belajar dari PG di India. Selain memproduksi gula, produk sampingan PG dapat diolah lebih lanjut menjadi sumber energi. Hasil sampingan ini tentunya mendatangkan pendapatan tambahan bagi pelaku industri.

Masih ada Kendala

Di Kabupaten Malang, Jatim, tebu merupakan penopang utama sektor perkebunan. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Malang, Tomi Herawanto menjelaskan, selain luasan lahan yang besar, kunci utama tebu tetap menjadi komoditas utama adalah kondisi agroklimat di dataran tinggi yang menguntungkan. “Agroklimat inilah yang membuat produksi tebu tinggi secara kuantitas dan kualitas,” terangnya. Keberadaan dua PG dengan kapasitas relatif be sar di Malang, sambung dia, juga menguntungkan bagi para petani. Dari segi on farm ada sinergi pem ba gian area di kedua PG dan dari segi produksi, ke duanya relatif bagus. “Pabrik terus memperbaiki ki nerjanya. Terbukti tahun lalu Kebon Agung menjadi pabrik dengan rendemen tertinggi nasional, sedangkan Krebet menjadi yang ketiga terbaik,” ungkap To mi ikut bangga.

Sistem kerja dengan PG Kebon Agung, jelas Dodik Y., pe ta ni tebu di Ma lang, dalam kurun waktu dua-tiga tahun ke de pan sejum lah lahan peta ni akan dike lompok kan (regroup). Selain memudahkan koordinasi, hal ini juga diharapkan melancarkan upaya intensifikasi seperti pe ningkatan mekanisasi. Memang, tidak semua petani bersedia lahannya diperlakukan seperti itu. Agung berpendapat, insentif terbaik bagi petani tebu adalah harga gula. “Asalkan HPP (Harga Pembelian Pemerintah) tinggi, subsidi dikurangi pun saya kira semua petani masih akan bersemangat menanam tebu,” tegasnya. Sebaliknya, kebijakan impor gula dinilai sangat mempengaruhi animo petani bertanam tebu. Dalam pikiran petani, kalau ada impor besar-besaran berarti tata niaga tidak diurus karena tidak ada jaminan harga yang bagus untuk petani. Terkait harga, Agung mengungkap, tahun lalu bisa mencapai Rp10.800/kg dengan rendemen sekitar 6,3%. Sementara Usman memperkirakan rendemen tahun ini tidak lebih tinggi dibanding tahun lalu karena faktor cuaca yang buruk.