Pendapat Anda tentang peran Indonesia dalam kasus Rohingya?

Peran Indonesia sangat positif dan konstruktif. Indonesia menyerukan perlindungan bagi semua penduduk tanpa kecuali. Kehadiran Indonesia dalam krisis ini diakui pemerintah Myanmar. Jika rekomendasi penanganan kon?ik disampaikan negara lain, mereka belum tentu mau mendengar. Setelah kunjungan Menteri Retno Marsudi ke Myanmar, ada kemungkinan para menteri luar negeri ASEAN berkumpul untuk membahas Rohingya. Padahal ASEAN sebelumnya terkesan diam saja. Indonesia mencairkan kebekuan tersebut. Ada hal lain yang bisa dilakukan pemerintah?

Mantan Sekretaris Jenderal ASEAN, Surin Pitsuwan, mengatakan Indonesia bisa memprakarsai bentuk penyelesaian seperti yang dilakukan waktu kon?ik Timor Timur, 1999. Saat itu, Indonesia berbagi informasi secara sukarela kepada dunia internasional soal perkembangan Timor Timur. Kebijakan tersebut mampu mengurangi ketegangan dunia internasional karena mereka melihat ada proses penyelesaian kon?ik. Pengalaman ini bisa dibagikan ke Myanmar.

Mother of Brainspotting Indonesia Bag3

Apalagi orang-orang dengan masalah psikologis di Indonesia sangat banyak, dari masalah kecemasan atau stres, juga KDRT, trauma, fobia, masalah dengan masa lalu, tidak percaya diri, pelecehan, bullying dan lain sebagainya,” papar Ine. Tak hanya orang dewasa. Karena latar belakang Ine sebagai psikolog anak, jika ada masalah psikologis pada anak, maka sebelum menggunakan BS kepada anak, biasanya Ine akan mengobservasi hubungan orangtua-anak terlebih dahulu.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

“Bila masalah anak ternyata sumbernya ada pada orangtua… Misalnya, orangtua mengeluhkan anaknya yang pemarah dan tidak bisa diatur, lalu ketika ditelusuri dan observasi ternyata masalahnya bersumber dari orangtua yang tidak sabaran dan pemarah, maka saya akan melakukan edukasi dan intervensi dulu ke orangtua. Salah satunya dengan BS.” Memang, saat ini BS banyak digunakan untuk mengatasi masalah orang dewasa.

Meski begitu, sudah ada yang mengembangkan BS untuk anak-anak dengan teknik yang lebih menyenangkan. Misalnya, dengan menggunakan boneka, lampu warna warni, dan lainnya, agar menarik. “Saya pribadi sudah pernah menggunakannya untuk mengatasi beberapa masalah emosi anak dan remaja,” aku Mama dari Mosha Aqeela Nyndita (5) dan Kaleiana Sabina Nyndia (2) ini Sedangkan untuk mendongkrak prestasi, meningkatkan kemandirian anak sebenarnya bisa saja dilakukan, karena BS juga bisa digunakan untuk meningkatkan performa.

Apalagi bila dari dalam diri anak ada keinginan untuk berubah atau ingin lebih dapat perform sehingga prosesnya dapat menjadi lebih mudah. Namun, jelas Ine, untuk anak yang diterapi BS biasanya perlu memiliki IQ minimal rata-rata, selain juga si anak sudah lebih besar, di atas 6 tahun.

Untuk anak berkebutuhan khusus, semisal yang memiliki masalah sensori-motor atau IQ-nya kurang, perlu menggunakan terapi lain terlebih dahulu, seperti: okupasi, sensori integrasi, dll. Bagaimana dengan mama hamil? Ternyata, juga bisa, lo! Menurut Ine, BS bisa digunakan pada mamil untuk membantu mamil agar siap dan mau menerima kehadiran janin, lebih percaya diri dengan kondisi hamil, serta meminimalisasi sindrom baby blues.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Kelor Subur Rakyat Makmur Bag2

Penanaman kelor dipusatkan di Parigi Utara, Parigi Tengah, Parigi Barat, Parigi Selatan, juga Kota Parigi. Keputusan tersebut diambil setelah tim yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Parigi Moutong Agus Suryono Hadi melihat khasiat kelor yang menakjubkan bagi kesehatan. Kelor disebut memiliki kandungan potasium tiga kali lebih besar daripada pisang. Begitu pula dengan kandungan vitamin C-nya tujuh kali lebih tinggi dibanding jeruk.

Tak heran bila Badan Kesehatan Dunia (WHO) menobatkan tanaman yang memiliki nama latin moringa oleifera ini sebagai tanaman ajaib karena beragam khasiat yang dimilikinya itu. Pertimbangan lain yang diambil pemerintah kabupaten karena kelor memiliki pertalian sejarah dan budaya yang panjang. Sejak zaman nenek moyang, tanaman yang banyak dijumpai di pekarangan-pekarangan rumah warga ini telah dimanfaatkan, salah satunya diolah untuk kebutuhan sayur mayur.

Mi Ongklok Wonosobo ala Nasi Tumpeng Jakarta Selatan

Mi Ongklok Wonosobo ala Nasi Tumpeng Jakarta Selatan – Bahan: 300 gr mi kuning, seduh 6 lbr kol, buang tulangnya, iris 2 tangkai kucai, potong 2 cm Bahan Kuah: 4 siung bawang putih, haluskan 1/4 sdt merica bubuk 60 gr gula merah sisir 3 sdm kecap manis 4 sdt garam 4 sdm tepung sagu, larutkan bersama 8 sdm air 1/2 sdm minyak, untuk menumis 1.500 ml kaldu ayam

Bahan Sate Manis: 200 gr daging has dalam, potong kotak 50 ml kecap manis 30 gr gula merah 1 sdt garam 1/4 sdt merica bubuk 1 sdm minyak goreng 6 btg tusuk sate Bumbu Halus: 4 btr bawang merah 2 siung bawang putih 1 cm lengkuas 1/8 sdt jintan 1 sdt ketumbar

Bahan Saus Kacang (Rebus): 100 gr kacang tanah, goreng, haluskan 1 siung bawang putih, rebus 1 bh cabai merah keriting, rebus 2 bh cabai rawit merah, rebus 1/2 cm kencur 1 sdm gula merah sisir 350 ml air 1 sdt kecap manis 1/2 sdt garam 1 sdt air asam jawa, dari 1/2 sdt asam jawa dilarutkan di dalam 2 sdt air

Cara Membuat untuk 6 porsi: 1. Sate manis, aduk rata daging, bumbu halus, kecap manis, gula merah, garam, merica bubuk, dan minyak goreng. diamkan 1 jam di dalam lemari es. 2. tusukan daging di tusuk sate. bakar sambil diolesi bumbu perendam hingga harum dan matang. Angkat. Sisihkan. 3. Kuah, tumis bawang putih sampai harum. tuang kaldu. Aduk rata. tambahkan gula merah, kecap manis, garam, dan merica bubuk. Rebus sampai mendidih.

Kentalkan dengan larutan tepung sagu. masak sampai meletup-letup. Sisihkan. 4. masukkan mi, irisan kol, dan kucai ke dalam saringan. celup-celupkan (ongklok-ongklok) mi ke dalam air mendidih sampai matang. Angkat. tata di dalam mangkuk. Sisihkan. 5. Saus kacang, haluskan bahan saus kacang, kecuali air dan air asam jawa. tuang ke dalam panci. tuang air. masak sampai mendidih. tambahkan air asam jawa. Aduk rata. 6. Sajikan campuran mi bersama disiram kuah. Sajikan bersama sate manis dan saus kacang.

Sumber : https://salamacatering.com/

Program Instan Gelar Doktor Bag3

Artinya, ia mendampingi 65 mahasiswa doktoral per tahun. Tim Evaluasi Kinerja Akademik Perguruan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi bahkan mendapati seorang promotor di perguruan tinggi lain meluluskan 118 doktor sepanjang 2016—walhasil, ia menghasilkan seorang doktor setiap tiga hari. Kualitas disertasi promovendus demikian amat meragukan meski dalam persidangan ia dinyatakan lulus cum laude atawa sangat memuaskan. Menurut Pasal 28 Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015, beban promotor maksimum membimbing 10 mahasiswa untuk semua jenjang. Dengan beban yang tak terlalu banyak itu, seorang profesor diharapkan secara selektif hanya bisa meluluskan dua-tiga doktor per tahun.

Juara Menulis Dan Pidato Nasional

Ternyata, Tenri tak hanya berbakat menggambar, ia pun pintar sekali menulis cerita. Mungkin ini dipengaruhi oleh kegemaran Tenri dan keluarga kami dalam membaca. Di rumah ada perpustakaan mini yang menjadi tempat favorit Tenri dan adik-adiknya membaca. Buku yang paling ia suka adalah buku-buku dari penulis KKPK (Kecil-Kecil Punya Karya), buku cerita yang ditulis oleh penulis-penulis cilik seusia Tenri. Dari sinilah Tenri ingin seperti para penulis cilik yang bisa menulis cerita.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Ia kemudian menulis cerita dan dikirimkan ke panitia KPCI (Konferensi Penulis Cilik Indonesia) tempat para penulis KKPK berkonferensi. Walhasil, Tenri pun berhasil menyisihkan ribuan calon peserta dan ia diundang untuk ikut konferensi. Bahkan, salah satu cerita pendeknya, “Jeritan-jeritan Roh”, berhasil menjadi juara I di konferensi ini untuk kategori penulis pemula. Ilmu yang didapat Tenri di konferensi ini terus ia kembangkan. Saya lihat, Tenri semakin bersemangat menulis. Ketika sekolahnya mengadakan lomba menulis cerita, Tenri tak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Hasilnya luar biasa, ia menjadi juara I dalam lomba menulis cerpen antarsekolah AlAzhar se-Indonesia pada 2015. Tenri terlihat sangat senang bisa mengharumkan nama sekolahnya dan ia pun kerap ditanya oleh teman-temannya bagaimana cara menulis yang bagus. Tak berhenti sampai di situ, beberapa waktu lalu, lagi-lagi Tenri berhasil menyabet juara I tingkat nasional dalam lomba menulis cerpen kategori penulis di KPCI 2015.

Judul cerpennya, “Intan di Titik Kulminasi”. Yang juga menggembirakan, saat ini Tenri sedang menanti tiga buku ceritanya diluncurkan ke umum. Sebenarnya, saat duduk di kelas II SD pun Tenri sudah menunjukkan bakat lain, yaitu pidato. Gaya bicaranya saat berpidato terlihat sangat lancar. Beberapa juara lomba pidato di sekolah maupun tingkat lokal berhasil ia raih. Namun, yang paling membanggakan adalah Tenri berhasil menjadi juara I tingkat nasional lomba PAI (Pidato Agama Islam) 2015 yang diselenggarakan di Bekasi.

Ia menyisihkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ia juga berhasil meraih peringkat 8 dalam lomba pidato Bahasa Indonesia FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) 2015 di Palembang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Kemudian, November 2015 Tenri berhasil menjadi juara I lomba dai cilik dalam Festival Maulid Nusantara 9 di Jakarta Islamic Centre.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Penjual Obat Pcc Dicokok

Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menangkap lima perempuan yang diduga menjual obat Paracetamol Ca?eine Carisoprodol (PCC) pada Rabu malam pekan lalu. Sebelumnya, 30 pelajar di Kendari dilarikan ke ruang gawat darurat setelah memakan obat penghilang rasa sakit itu secara berlebihan. Direktur Narkoba Polda Sulawesi Tenggara Komisaris Besar Satriya Adhy Permana mengatakan, dari kelima tersangka, dua orang adalah karyawan apotek yang ada di Jalan Saosao, Bende, Kendari.

Sedangkan tiga lainnya adalah ibu rumah tangga dan karyawan swasta yang berasal dari Kabupaten Kolaka dan Konawe. Satriya mengatakan polisi menyita ribuan butir obat PCC yang mengandung zat psikotropika dan kapsul Tramadol. ”Obat ini termasuk jenis keras, tapi mereka bisa menjualnya dengan mudah,” ujar Satriya di Polda Sulawesi Tenggara, Kamis pekan lalu. Polisi sedang menyelidiki bagaimana obat tersebut bisa dengan mudah beredar di kalangan pelajar. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Asrum Tombili menduga jumlah korban penyalahgunaan obat PCC mencapai 76 orang. ”Tapi bisa saya perkirakan sampai 100 orang,” katanya. Sebab, Asrum menduga masih banyak masyarakat yang belum melapor.

Baca disini Autotrade Gold

Batuk Yang Perlu Penanganan Lanjut

? Pertusis Batuk karena pertusis atau batuk rejan, disebabkan oleh Bordetella pertussis. Batuk pada pertusis sering kali bersambung atau terus-menerus, akibatnya anak tidak mempunyai kesempatan untuk mengambil napas, sehingga dapat terjadi kekurangan oksigen (hipoksemia) yang sangat membahayakan jiwa. ?

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

Pneumonia Gejala klinis adalah demam, sesak napas, napas cuping hidung, dan nyeri dada pada anak besar. Sebagian besar pneumonia yang terjadi pada anak disebabkan oleh infeksi bakteri jadi perlu mendapat terapi antibiotik. ?

Tuberkulosis (TB) Anak patut dicurigai menderita TB jika terdapat riwayat kontak erat dengan pasien TB, sakit dan demam lama berulang tanpa sebab yang jelas, berat badan turun tanpa sebab yang jelas atau berat badan tidak naik dalam 1 bulan dengan penanganan gizi yang adekuat, batuk lama (lebih dari 3 minggu) tanpa sebab yang jelas, diare lama atau berulang tanpa sebab yang jelas, reaksi cepat pasca-imunisasi BCG (kemerahan timbul 3-7 hari setelah suntikan), pembesaran kelenjar getah bening (di leher, ketiak, lipat paha).

Naik Kendaraan Umum

Punya anak kecil selalu menjadi alasan mengutamakan kenyamanan saat bepergian ke luar rumah. Jika punya kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil, biasanya kita cenderung naik kendaraan pribadi saat pergi ber sama si kecil. Padahal, boleh banget, lo, sekalikali membawa anak pergi dengan kendaraan umum. Pengalaman naik kendaraan umum akan memberikan sensasi berbeda bagi anak. Ia tak hanya tahu pergi dengan nyaman, tetapi juga tahu serunya berbagi tempat duduk di fasilitas umum. Ia pun jadi tahu, ada banyak orang di luar rumah yang memilih pergi dengan kendaraan umum, plus anak terbiasa melihat dan bertemu banyak orang. Pengalaman berbeda ini justru menjadi bekalnya kelak.

Menjadi Pelindung Anak

Belakangan ini kasus kekerasan dan kejahatan pada anak kembali disorot. Tingginya angka kasus kekerasan dan kejahatan, terutama seksual, terhadap anak membuat kita berpikir kembali, mengapa sulit mendapatkan lingkungan ramah anak, bahkan dari sekitar rumah. Padahal, dalam membesarkan anak, kita perlu kerja sama banyak pihak. Tidak hanya orangtua dan keluarga saja, tetapi juga lingkungan sekitar tempat anak itu bertumbuh.

Pelindung Anak adalah hasil kerja sama UNICEF dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, bersama berbagai LSM, akademisi, serta kelompok relawan. Dalam laman https://pelindunganak.org/, setiap orang dewasa atau remaja dapat terlibat dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak, hanya dengan mengikuti tiga langkah saja, yakni: bergabung melalui media sosial Facebook atau Twitter, share berbagai artikel tentang perlindungan anak di media sosial, dan segera melapor jika melihat atau mengetahui kekerasan terhadap anak. Pendek kata, kita semua bisa bantu turun tangan dalam melindungi anak, generasi masa depan penerus bangsa.

Sumber : https://eduvita.org/

 

Hikayat praperadilan

Setya novanto menggugat statusnya sebagai tersang ka korupsi megaproyek kar tu tanda penduduk elektronik di Komisi Pemberantasan Korupsi dengan mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang perdana praperadilan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu digelar pada Selasa pekan lalu, tapi hakim menundanya selama satu minggu atas permintaan KPK. Gugatan praperadilan Ketua Umum Partai Golkar ini bukanlah yang pertama kali buat KPK. Sejak 2004, sekitar 60 kali KPK digugat praperadilan. Sebagian besar dimentahkan di pengadilan negeri, hanya empat yang menang gugatan. Permohonan praperadilan memang diatur di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Sejak KUHAP berlaku pada 1 Desember 1981, permohonan praperadilan pertama kali diajukan ke pengadilan atas permintaan Tin Sioe Oeh melalui pengacara bernama A. Nawawi pada Januari 1982.

2 Alasan Bayi Asi Tumbuh Cerdas

Riset dari Brigham Young University yang dimuat di The Journal of Pediatrics menyebutkan, bayi yang mendapatkan ASI eksklusif cenderung memiliki tingkat kecerdasan lebih tinggi dan lebih berprestasi di sekolah. Hal ini berkaitan dengan cepatnya respons terhadap kebutuhan emosional anak dan kebiasaan membaca untuk anak sejak usia 9 bulan.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

“Kedua hal ini cenderung dilakukan oleh para mama menyusui,” kata Ben Gibbs, salah satu peneliti. Hasil riset ini juga ditegaskan oleh pakar perkembangan anak, Sandra Jacobson, dari Wayne State University School of Medicine. Menurutnya, anak-anak yang mendapatkan ASI selama 6 bulan atau lebih cenderung meraih hasil yang tinggi dalam penilaian membaca. “Ini karena anakanak tersebut mendapatkan praktik pengasuhan yang paling optimal dari orangtuanya,” ujar Jacobson. Membaca untuk bayi setiap hari dimulai sejak usia 9 bulan dan sensitif terhadap sinyal-sinyal dari bayi selama berinteraksi dengannya merupakan Iaktor yang secara signiO kan menandakan kesiapan membaca anak begitu memasuki usia 4 tahun.

Siapa Yang Harus Lebih Sering USG? Mereka adalah para mama dengan aktivitas dan tuntutan pekerjaan yang sangat tinggi, yang membuatnya harus sering mengangkat barang, berjalan atau berdiri, bekerja dalam waktu lama, bahkan masuk dalam shift malam. Bila Mama termasuk kategori ini, pemeriksaan USG yang lebih sering pada trimester 3 dapat membantu memantau perkembangan bayi dan menemukan berbagai masalah yang mungkin muncul. “Yang ideal adalah mengubah jadwal bekerja mamil,” ujar Cynthia Gyamfi , MD, Asisten Profesor Obstetri dan Ginekologi dari Columbia University Medical Center di New York City.

Asi tidak mencukupi Ternyata, ini berkaitan dengan insulin yang diproduksi selama masa menyusui. Riset yang dimuat di jurnal PLOS ONE menemukan, kelenjar susu ternyata menjadi sensitif terhadap insulin selama masa menyusui. Hal ini menyebabkan ASI yang dikeluarkan oleh para mama dengan gangguan metabolisme glukosa akan butuh waktu lebih lama. Gangguan ini biasa dialami oleh mama yang memiliki berat badan berlebih, mempunyai anak pada usia matang, atau melahirkan bayi dengan berat badan besar. Menurut ahli, kondisi ini bisa dicegah dengan pemberian obat untuk mengontrol gula darah, sehingga reaksi insulin terhadap kelenjar susu bisa diperbaiki dan suplai ASI bisa lebih banyak. “Namun, yang paling ideal adalah mengubah diet dan lebih banyak berolahraga,” kata Laurie Nommsen-Rivers, PhD, RD, IBCLC, salah satu peneliti yang berasal dari Cincinnati Children’s Hospital Medical Center.

Sumber : https://ausbildung.co.id/