Tim Basket Putri 3 x 3 Ubah Strategi Bagian 2

Pelatih tim nasional bola basket 3 x 3 putri Indonesia, Wahyu Widayat Jati, telah menyiapkan strategi khusus untuk timnya, lantaran salah satu pemain andalan, Jovita Elizabeth Simon, urung masuk tim. Jojo, sapaan Jovita, mengalami cedera lutut setelah menjalani pemusatan latihan dan mengikuti beberapa kompetisi di Cina dan Eropa. “Jovita memiliki teknik penguasaan bola yang lumayan. Namun, setelah dia cedera, tim tidak lagi memiliki pemain dengan kemampuan sama seperti Jojo. Jadi, harus ada perubahan strategi,” ujar Wahyu.

Tanpa Jojo, menurut Wahyu, skuadnya harus bermain dengan bola-bola cepat. Bola tidak bisa dipegang terlalu lama. Jika bola berada di tangan, Wahyu meminta para pemainnya berpikir cepat untuk menentukan tindakan selanjutnya, entah itu mengoper atau melempar ke keranjang. “Harus sesedikit mungkin pegang bola. Kalau bisa langsung berikan ke teman atau serang ke keranjang,” kata Wahyu.

Dia menam bahkan, sistem seperti itu sudah dipertajam kala skuadnya menjalani pemusatan latihan di Serbia pada Juli lalu. Dalam persiapannya, timnas putri terlibat dalam serangkaian kompetisi 3 x 3 mulai akhir Juni sampai minggu kedua Juli 2018 di Belanda, yaitu Streetball Masters Weert (di mana mereka menjadi juara), Streetball Masters Heerenveen, Streetball Masters Utrecht, dan Streetball Masters Rotterdam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *